Jumat, 03 September 2010

dia yang tidak lolos ujian dari Ibu....

sulit kah d dunia in untuk menemukan seseorang yang tulus?


dulunya ku pikir dia lah yang terbaik,

tapi kini, dia yang menyerah lagi- lagi karena status..


g ada y, yang benar- benar  tulus melihat  individu ku??,

bukan karena ingin menuntut..


lelah memikirkan?

bukan karena siapa org tua q?

bukan karena siapa kaka q?


tapi lihat lah  siapa aq?


HEMM..

tersadar,

senyum itu, tawa itu, sayang itu, karena berharap semua itu kembali...


aq g butuh..


aq pingin buktikan,  cinta bukan tentang bagaimana aq memanggil mu d depan teman2 ku.

bukan tentang cara bgmn menghancurkan pemikiran d sebuah keluarga, yang masih melarang arti kata pacaran.

mungkin mantan u bisa, ttapi tidak dengan q.


haruskah pertahan kan hubungan yang di dalamnya berisi tuntutan?

kita bukan anak SMP lg, yg msh pertimbangkan status..


ingin segera selesai S1-S1 ku,

cita q, bukan tentang cinta q,

d situ qt liat, siapa yang mampu berfikir dewasa.

bahwa cinta yg tulus, sepantasnya tak berharap kembali,



aku akan jadi sangat setia, ketika aq menginginkanya.

aku akan sangat  mengerti bgmn mengenalkan pasangan ku ke teman2 ku, dengan cara yang terhormat, ,


tentang bgmn membuat hidup ini tenang tanpa merasa terbebani o/ pasangan qt,

kamu yang tdk lulus ujian dari Ibu..


terimakasih,


Minggu, 09 Mei 2010

Tuhan

wahai Kau sedang memberikan aku pelajaran hidup ini..

Kau yang ajarkan aku, tentang waktu yang terus berjalan, dan tak akan pernah mau untuk kembali.

nikmati pisau ini, atau kau akan terbunuh.

tidak sisakan pilihan lain.

Selasa, 01 Desember 2009

amien

Ya Allah, hamba ingin kembali menulis...
Tuhan, ini lah ikhtiar ku untuk memperjuangkan sesuatu yang menurut hamba adalah yang terbaik..
berangkat dar niat yang tulus, hamba mohon petunjuk mu..
apakah ini jawaban Mu atas pinta ku..
ingin kembali berjuang dari awal, atas ridho Mu dan komit men ku,

Tuhan,bila Kau berikan hamba kesempatan terakhir ini, akan aku jaga dengan diriku,
segenap hati ini meminta, sesuatu yang telah menjadi bagian hidup ku itu bisa hamba jaga sampai nanti..

Tuhan berikan lah jawaban yang terbaik untuk ku,
'"Allahhuss sommat.." dan hamba berikar " hasbunallah wani'mal wakil.."

Tuhan, ridhoilah perjuangan hamba...

Selasa, 03 November 2009

selmat tinggal Blog...

Blog, terimkasih karena kamu telah menemani ku, selama ini
aku harus menghapus mu,,
biarkan semua apa yang ku rasakan ku rasakan sendiri...
tak perlu harus ku ceritakan lagi.

aku mulai ragu dengan arti sebuah kepercayaan dari seorang teman,
aku ingin menghapus mu, walau ini lah yang akan menjadi hal yang paling berat.

dalam hati bertanya, siapa lagi yang harus ku ajak untuk bisa saling berbagi selain kamu..
tapi ku harus berusaha tegar, pahitnya apa yang aku rasakan, harus ku ikhlaskan semua,
biarkan menjadi sebuah cerita masa lalu, yang akan mengokohkan kedewasaan ku,

doakan aku semoga bisa punya teman baru lagi yang lebih setia dari dia. yang dengan nya aku bisa tanpa ragu untuk mulai cerita..

Ya Allah terimakasih
aku ga ingin terus berharap..
aku ingin terus berjalan
Terimakasih Blogspot.

Selasa, 06 Mei 2008

maafkan aku,kau dan dia

maafkan aku, kau dan dia

karena entah siapa, dan dimana aku harus mencintai

namun ku yakin, g akan ada pernah hari, sekejam hari ini

dan tak akan pernah ada hari, seindah hari ini